Print
Category: Perhubungan
Hits: 388

Petugas dari Dishubkominfo dan Polres Grobogan tengah memeriksa kelengkapan para pengendara. (KORAN MURIA / DANI AGUS)

Grobogan – Usai Lebaran, Satlantas Polres Grobogan bersama Dishubkominfo menggelar razia, Rabu (20/7/2016) di jalan raya Purwodadi-Solo, depan Kantor Dishubkominfo Grobogan. Hasilnya, Dishub dan polisi berhasil menjaring ratusan pelanggar baik roda dua maupun roda empat.

Tak hanya kendaraan bak terbuka, sejumlah bus juga ikut terjaring razia, karena melakukan pelanggaran. Saat razia berlangsung, kendaraan dari kedua arah langsung diarahkan masuk ke halaman kantor Dishubkominfo yang lokasinya memang sangat luas.

Di halaman inilah sudah ada banyak petugas dari dua instansi yang siaga. Setelah berada di halaman, petugas langsung melakukan pemeriksaan pada pengendara.

Para pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi dengan kelengkapan kendaraan, seperti SIM, STNK dan helm langsung dikenakan sanksi tilang. Demikian pula, kendaraan roda empat khususnya truk dan bus juga diberikan sanksi serupa.

Kebanyakan, kendaraan angkutan barang maupun penumpang ini ditilang lantaran uji KIRnya sudah mati, kondisi kendaraan tidak layak jalan serta melanggar trayek.

“Saya tadi keluar sebentar mau beli bensin di SPBU Sukorejo. Makanya tidak bawa helm. Ternyata ada razia,” kata Agus Triyono, salah seorang pengendara sepeda motor yang terjaring razia.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Nur Cahyo menyatakan, kegiatan razia itu dilakukan berdasarkan analisa dan evaluasi yang dilakukan pada triwulan II tahun 2016. Di mana, masih banyak pengendara yang tidak tertib berlalulintas. Khususnya, tidak mengenakn helm bagi pengendara sepeda motor.

“Dari sini kemudian kami kerja sama dengan Dishubkominfo untuk melangsungkan kegiatan. Dipilih lokasi di jalur Purwodadi-Solo karena merupakan salah satu daerah rawan kecelakaan,” jelasnya.