Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan

Undang - undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah diterbitkan dan wajib dipatuhi serta dilaksanakan oleh seluruh warga negara Republik Indonesia khususnya pengemudi kendaraan bermotor. Berikut ini adalah hal - hal yang perlu diperhatikan oleh pengendara kendaraan bermotor (Roda 2 atau lebih) berdasarkan Undang - undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan :

  • Pasal 48 tentang Persyaratan Teknis dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor yang mengatur mengenai kewajiban setiap kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
  • Pasal 49 sampai dengan pasal 56 tentang Pengujian Kendaraan Bermotor mengatur mengenai kewajiban dan ketentuan pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor untuk mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di Jalan.
  • Pasal 57 sampai dengan 59 mengatur mengenai Perlengkapan Kendaraan Bermotor. Perlengkapan sebagaimana dimaksud diantaranya bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia. Sedangkan bagi Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih sekurang-kurangnya terdiri atas:
    1. Sabuk keselamatan;
    2. Ban cadangan;
    3. Segitiga pengaman;
    4. Dongkrak;
    5. Pembuka roda;
    6. Helm dan rompi pemantul cahaya bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah; dan
    7. Peralatan pertolongan pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas.
  • Pasal 64 sampai dengan 75 mengatur tentang kewajiban registrasi dan identifikasi kendaraan.
  • Pasal 77 sampai dengan 89 mengatur tentang ketentuan Surat Ijin Mengemudi.
  • pasal 105 sampai dengan 126 mengatur tentang tata cara berlalu lintas diantaranya :
    1. Pasal 106 ayat (6) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.
    2. Pasal 106 ayat (7) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih yang tidak dilengkapi dengan rumah-rumah di Jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan dan mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
    3. Pasal 106 ayat (8) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
    4. Pasal 106 Ayat (9) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tanpa kereta samping dilarang membawa Penumpang lebih dari 1 (satu) orang.
  • Pasal 107 ayat (2) Pengemudi Sepeda Motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.
  • Pasal 112 ayat (3) Pada persimpangan Jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi Kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.

 

Hari ini 5

Kemarin 15

Minggu ini 5

Bulan ini 444

Keseluruhan 31086

Currently are 19 guests and no members online